Selain Pantai Pangandaran, Pangandaran juga Punya Ini

Wisata
Lain di Pangandaran
– Pada tahun-tahun belakangan ini, alhamdulillah penulis sering mendapatkan
kesempatan untuk pergi ke Pangandaran. Seperti diketahui, Pangandaran kini
telah menjadi sebuah kabupaten baru setelah berpisah dengan Kabupaten Ciamis
karena pemekaran.

Jika kata Pangandaran terucap, pasti yang ada di
pikiran kita pertama kali ketika hendak berwisata kesana adalah Pantai
Pangandaran. Padahal, bukan hanya Pantai Pangandaran saja yang bisa kamu
datangi ketika disana. Masih banyak tempat wisata yang tersedia yang berlokasi
tidak jauh dari Pantai Pangandaran.

Misalnya seperti Pantai Batu Hiu, pantai yang memiliki
pemandangan yang indah dan juga penangkaran penyu hijau. Ada juga Pantai Batu
Karas, pantai yang memiliki ombak yang bisa kamu gunakan untuk berselancar. Serta
Sungai Citumang, sungai yang memiliki air yang jernih yang diapit dengan suasana
yang masih asri dan bersih.

Selain ketiga tempat tersebut, sebenarnya masih ada
banyak lagi yang bisa kalian kunjungi ketika tengah berada di Pangandaran.
Namun, kali ini penulis hanya akan mengulas mengenai ketiga tempat wisata
tersebut. Kebetulan penulis sudah pernah mengunjungi ketiga tempat tersebut.

Pantai Batu Hiu

sumber: wisatatravel.com

Sesuai namanya, Pantai Batu Hiu ini dinamakan demikian
karena adanya karang yang memiliki bentuk menyerupai Hiu. Pantai Batu Hiu ini
tepatnya terletak di Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.
Dari pusat kota, kalian hanya membutuhkan waktu sekitar 20-30 menit saja untuk
menuju kesini.

Tanah Lot-nya Jawa Barat

Berbeda dengan Pantai Pangandaran, Pantai Batu Hiu ini
menyuguhkan pada kalian pemandangan alam yang sangat indah. Bahkan, Pantai Batu
Hiu ini disebut-sebut sebagai Tanah Lot-nya Jawa Barat.

Untuk menikmati pemandangan di Pantai Batu Hiu, kalian
perlu untuk menaiki bukit kecil terlebih dahulu. Uniknya, ketika kalian hendak
menaiki bukit tersebut, kalian mesti melewati “mulut hiu” terlebih dahulu
sebagai gerbang masuk menuju keatas bukit.

Ketika kalian mencapai atas, kalian akan disuguhkan
dengan pemandangan asri nan hijau serta deburan ombak yang menggulung putih
berada dibawah kalian. Apalagi, jika kalian datang ketika matahari tengah
terbenam. Makin luar biasa pemandangan disana.

Hal yang disayangkan menurut penulis di pantai ini
adalah tidak bisanya kita untuk berenang. Hal ini karena memang secara ombak,
pantai ini memiliki ombak yang sangat tinggi dan besar.

Jika kalian hendak kesini, kalian sebaiknya periksa
terlebih dahulu mengenai prakiraan cuaca. Hal ini karena jika kalian datang
ketika cuaca dalam keadaan buruk, keadaan disana agak mendebarkan. Hal ini
karena intensitas ombak yang semakin besar dan mengguruh. Lalu juga kalian
tidak bisa menikmati secara penuk pemandangan dan keadaan disini.

Penangkaran Penyu Hijau

sumber: alampriangan.com

Tak jauh dari lokasi wisata Pantai Batu Hiu, kalian
juga dapat mengunjungi lokasi penangkaran penyu hijau yang dikelola oleh
Kelompok Pelestari Biota Laut (KPBL) Batu Hiu.

Kelompok ini telah berdiri sejak awal tahun 80-an.
Kelompok ini berdiri karena keprihatinan terhadap perburuan penyu hijau untuk
tujuan konsumsi maupun jual-beli dengan memburu penyu yang telah dewasa ataupun
telur penyu hijau ini.

Jika kalian ingin berlibur sekaligus menambah
pengetahuan, pergi ke penangkaran penyu ini bisa menjadi salah satu pilihan
liburan keluarga setelah menikmati pemandangan di Pantai Batu Hiu.

Di penangkaran ini, kalian dapat mengetahui beberapa
jenis penyu serta bagaimana cara pengembang-biakkannya. Tak hanya itu, disini
pengunjung juga diperbolehkan untuk mengelus dan memberi makan penyu yang ada
disana.

Untuk masuk ke lokasi penangkaran, kalian tidak
dipungut biaya sepeser pun alias gratis. Namun, jika kalian ingin berdonasi
sebagai bentuk dukungan pada upaya penangkaran, kalian dapat mengisi kotak yang
disediakan disana.

Pada bulan-bulan tertentu, jika kalian beruntung
kalian bisa ikut berpartisipasi untuk melepaskan tukik (anak penyu) menuju
lautan untuk berkembang.

Pantai Batu Karas

sumber: mypangandaran.com

Bagi kalian yang suka pantai namun butuh ketenangan,
Pantai Batu Karas ini bisa menjadi alternatif wisata ketika kalian berkunjung
ke Pangandaran. Pantai yang terletak di Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang ini
disebut sebagai kombinasi antara Pantai Pangandaran dan Pantai Batu Hiu.

Tak hanya memiliki lingkungan yang rindang dan asri
seperti Pantai Batu Hiu, namun juga memiliki laut dan ombak yang bersahabat dan
pantai yang indah seperti Pantai Pangandaran.

Pantai yang Tenang dan Asri

Jika kalian berlibur bersama keluarga, pantai ini
menjadi salah satu tempat yang sangat cocok untuk dikunjungi. Hal ini karena
Pantai Batu Karas memiliki tempat yang tenang dan teduh serta aman jika
anak-anak bermain air di pinggiran pantai.

Jika dibandingkan dengan Pantai Pangandaran, memang
jumlah pengunjung lebih sedikit. Namun, menurut penulis itu menjadi salah satu
kelebihan dari Pantai Batu Karas ini. Karena tidak terlalu padat, kita
mendapatkan suasana yang tenang ketika berada disini.

Ombak yang Cocok bagi Peselancar Pemula

Meskipun terkenal karena ombaknya yang tenang dan aman
untuk bermain anak, Pantai Batu Karas juga memiliki sifat lain yang menjadi
salah satu kelebihan dari Pantai Batu Karas itu sendiri. Hal itu adalah ombak
yang menantang bagi peselancar.

Salah satu keunikan dari Pantai Batu Karas ini menurut
penulis berada di dua karakter yang berbeda namun ada di pantai ini. Pertama,
Pantai Batu Karas ini memiliki ombak yang tenang dan cocok untuk liburan
sekeluarga. Di sisi lain, Pantai Batu Karas ini memiliki ombak yang menantang
bagi para peselancar.

Bahkan, situs WannaSurf menilai ombak yang ada di Pantai Batu Karas ini memiliki rating 3,5 dari total
5 bintang. Dengan nilai sebesar ini, mereka menyimpulkan bahwa ombak ini cocok
bagi peselancar pemula hingga kelas menengah.

Nah, bagi kalian yang merasa tertarik untuk mencoba
belajar surfing¸ kalian dapat
menemukan penyewaan perlengkapan berselancar disini. Juga jika kalian
membutuhkan instruktur, di lokasi ini juga banyak instruktur yang berpengalaman
jika kalian ingin belajar.

Sungai Citumang

sumber: pergidulu.com

Mungkin sebagian dari kalian belum mengenal tentang
objek wisata yang satu ini. Sungai Citumang ini merupakan
objek wisata yang memiliki daya tarik khusus, yaitu sungai yang mengalir membelah
hutan jati, dengan airnya yang bening kebiruan.

Sementara,
tepian sungai terdiri dari ornamen batu-batu cadas dengan relung dalam dihiasi
relief alam dan aliran sungai yang menembus ke gua.

Sejarah Sungai Citumang

Selain terkenal karena keindahan lingkungan dan airnya
yang jernih, ternyata Sungai Citumang ini menyimpan cerita dibalik keindahannya
tersebut.

Ternyata, dulu ketika masa-masa kerajaan Indonesia mulai
mengalami kemunduran dan keruntuhan, ada seorang keturunan dari kerajaan yang
ingin mencari penyebab mengapa masalah tersebut dapat terjadi.

Lalu, mulailah rombongan tersebut pergi dengan
menggunakan perahu dan memanfaatkan aliran sungai. Suatu ketika, aliran sungai
yang tengah dilewati mengalami kekeringan. Entah bagaimana, rombongan tersebut
terjebak disana dan tak pernah kembali.

Cerita tersebut kemudian diteruskan oleh masyarakat
setempat dengan diberi nama Ciparahu. Lalu, setelah beberapa tahun kemudian
sejak kejadian tersebut, masyarakat sekitar menemukan sebuah curug (air  terjun) yang berbentuk tungku di sebelah
timur sungai tersebut. Tungku tersebut dalam bahasa jawa disebut Tumang, maka muncullah istilah Citumang,
yakni curug yang menyerupai tungku.

Tips jika Datang ke Citumang

Jika kalian berminat untuk mengunjungi sungai Citumang
ini, ada beberapa saran dari penulis untuk kalian.

  1. Usahakan
    kalian datang kesini bersama rombongan, semakin ramai semakin asyik untuk
    mendapatkan pengalaman disini.
  2. Jika
    memungkinkan, datanglah ketika cuaca tengah bersahabat, yakni ketika musim
    sedang kemarau. Hal ini karena meskipun akses jalan memang mudah, namun jika
    musim hujan akses jalan menjadi agak sulit karena licin dan becek.
  3. Persiapkan
    segala kebutuhan, seperti baju ganti, makanan, dan minuman. Tidak lupa juga
    untuk membawa kamera dan kebutuhan lain yang sekira perlu untuk dibawa kesana.

Itulah beberapa lokasi
wisata yang berada di Kabupaten Pangandaran, selain Pantai Pangandaran yang
tentunya sudah familiar oleh kita semua. Jika kalian memang berniat mengunjungi
Pangandaran, jangan lupa untuk datang ke beberapa tempat wisata diatas.

Mudah-mudahan bermanfaat,
dan jangan lupa baca hari ini.