✓ Renang Gaya Punggung (Pengertian, Sejarah, Teknik, LENGKAP !!)

Renang Gaya Punggung – Dalam
berenang, banyak sekali gerakan atau gaya renang yang bisa kita lakukan dan
praktikkan, mulai dari gaya punggung, gaya dada, gaya bebas, dan juga gaya
kupu-kupu.

Setelah sebelumnya kita membahas mengenai renang gaya
kupu-kupu, kali ini kita akan membahas tuntas mengenai renang gaya punggung.

Berikut ulasan lengkapnya.

Pengertian Renang Gaya
Punggung

Renang gaya punggung adalah salah satu gaya renang yang
memiliki posisi badan yang berbeda dari gaya renang yang lainnya. Hal ini
karena dalam gaya punggung, posisi badan menghadap keatas.

Posisi yang mengarah keatas tersebut juga menjadi ciri
penting dari gaya renang ini. Karena punggung yang berada di permukaan air,
maka gaya renang ini dinamakan dengan nama gaya punggung.

Renang gaya punggung adalah kebalikan dari renang gaya bebas.
Pada prinsipnya kedua gaya tersebut memiliki teknik yang mirip. Hal yang
membuat kedua gaya ini terlihat paling berbeda adalah arah badan dari
masing-masing gaya renang ini.

Salah satu keunggulan dari renang gaya punggung ini adalah
dalam hal pengambilan nafas yang tidak sesulit gaya yang lain. Oleh karena itu,
biasanya renang gaya punggung sering disebut sebagai gaya renang yang paling
mudah.

Dalam bahasa Inggris, renang gaya punggung ini disebut juga dengan
istilah Back Crawl Stroke atau biasa
disingkat dengan nama Back Stroke saja.

Sejarah Renang Gaya
Punggung

Renang gaya
punggung ini sudah dikenal sejak zaman kuno sama halnya seperti renang gaya
bebas. Renang gaya punggung ini mulai dipertandingkan secara resmi pertama kali
pada tahun 1900 di Olimpiade Paris.

Popularitas
dari gaya punggung ini mulai menanjak sekitaran tahun 1912. Pada masa itu,
pertandingan renang dibagi menjadi 3 nomor. Nomor tersebut adalah nomor gaya
bebas, gaya punggung dan gaya dada.

Salah satu orang
yang memperkenalkan gaya renang ini adalah Adolf Kiefer. Ia adalah seorang
mantan perenang kompetisi Amerika, juara Olimpiade, dan mantan pemegang rekor
dunia, innovator, dan penemu hal-hal yang berkaitan dengan olahraga air.

Pada tahun
1934, ia memperbaiki teknik yang ada pada olahraga renang. Dengan perbaikan
tersebut, gerakan akan menjadi efektif dan kecepatan menjadi lebih optimal.

Teknik Renang Gaya
Punggung

Dalam mempelajari teknik renang ini, ada beberapa hal yang
perlu diperhatikan. Secara singkat, berikut langkah-langkah yang perlu
dipelajari:

  • Posisi
    badan, mengarah keatas dan berada di permukaan air.
  • Gerakan
    lengan, kedua lengan bergerak secara bergantian sesuai irama.
  • Gerakan
    kaki, kedua kaki digerakkan dan dihentakkan secara bergantian.
  • Pernapasan,
    dilakukan ketika salah satu lengan dalam kondisi istirahat.
  • Koordinasi
    antar gerakan yang harmonis.

Berikut penjelasan lengkapnya cara bagaimana melakukan teknik
gaya punggung yang benar, menurut standar professional.

Posisi Badan

Untuk posisi badan, gaya punggung ini sangat sulit dilakukan
bagi perenang pemula. Namun, keunggulannya ada pada pengambilan nafas yang
mudah. Hal ini karena wajah akan selalu berada diatas air, mengingat posisi
badan yang terlentang menghadap keatas.

Teknik Awal
Permulaan Start ketika Meluncur

Hal pertama yang akan kita bahas di materi renang satu ini
adalah teknik meluncur pada permulaan start pada gaya punggung ini.
Berikut cara meluncur yang benar menurut para atlet renang.

  • Pegang tepi kolam dengan kedua tangan. Jarak
    antar kedua tangan adalah selebar bahu.
  • Tekuk kedua kaki hingga lutut berada diantara
    kedua lengan. Kemudian tempelkan kaki pada dinding kolam.
  • Setelah persiapan selesai, lepas kedua tangan
    dengan kepala lurus ke belakang. Lalu dorong telapak kaki yang berada pada
    dinding sehingga memberikan pantulan kencang pada saat meluncur di awal.
  • Setelah melakukan dorongan, usahakan wajah tetap
    berada di permukaan air dan posisi tetap terlentang. Kemudian, kedua lengan
    letakkan pada sisi kanan dan kiri tubuh.
  • Lakukan latihan ini berkali-kali, agar permulaan start kalian baik. Permulaan yang baik akan memberikan dorongan yang
    semakin lancar setelahnya.

Bentuk Posisi
Badan saat Meluncur

  • Tahap persiapan, usahakan badan dalam kondisi
    mengapung dan terlentang mengarah keatas. Adapun tangan, berada di samping
    badan. Kemudian tarik lengan untuk menyusuri bagian samping tubuh. Lalu, menyentuh
    bahu bagian atas dan putarlah pergelangan tangan keluar.
  • Tahap pelaksanaan, rentangkan legan keatas
    menjauhi badan. Kemudian luruskan lengan dengan ketinggian setara bahu.
  • Tahap lanjutan, posisikan kedua lengan menempel
    dengan badan dengan rileks dan merasakan luncuran yang tengah terjadi. Jika
    belum mampu, peganglah pelampung pada kedua tangan kalian.

Gerakan Kaki

Gerakkan untuk kaki pada gaya punggung tak berbeda dengan
gaya bebas. Yang membedakan diantara keduanya hanya posisi badan yang
mengharuskan terlentang pada gaya punggung. Lakukan latihan gerakan kaki ini
dalam kondisi tubuh tetap telentang.

Teknik Gerakan
Kaki ketika Berenang

  • Perenang berada didalam air dan berdiri di tepi
    kolam dengan dada merapat pada dinding. Kemudian kedua lengan ditekuk dan
    mengarah keatas agar dapat memegang tepi kolam.
  • Lalu, ketika ada aba-aba “Siap!”, para perenang menempelkan
    kedua kaki pada dinding kolam.
  • Kemudian, ketika sudah ada aba-aba “Ya!”, para
    perenang mulai mendorong tubuhnya dengan bantuan dinding kolam, lalu
    dilanjutkan dengan menggerakkan kedua kaki bergantian kebawah dan keatas.
  • Pada gerakkan kaki, ini bermula dari pangkal
    paha, kemudian lutut sedikit dibengkokkan dan berbarengan dengan kibasan
    telapak kaki pada air kolam. Usahakan gerakan kaki lemas dan tidak kaku.

Bentuk Latihan
pada Gerakan Kaki

Langkah pertama dalam melatih gerakan kaki ini, latihlah
dengan menggerakkan kaki dalam posisi duduk. Lalu latih juga gerakan kaki ini
dengan posisi kedua tangan merentang ke samping. Kemudian latih juga gerakan
kaki ini dengan menggunakan papan seluncur. Terakhir, latihlah sembari memegang
pinggir kolam dalam posisi terlentang.

Gerakan Lengan

Tiga Jenis Fase
pada Teknik Gerakan Lengan

  • Fase istirahat, gerakan ini dimulai dari tangan
    menuju permukaan air dengan ibu jari keluar terlebih dahulu. Lalu, tangan
    berada diatas bahu dengan posisi tegak dengan bahu. Kemudian tangan diputar
    keluar dan masuk ke permukaan air dengan diawali oleh jari kelingking. Proses
    ini harus dilakukan dalam keadaan rileks dan seirama dengan lengan yang
    bergerak menarik dan mendorong.
  • Fase menarik, fase ini dimulai ketika telapak
    tangan masuk dalam air beberapa inchi dan telapak tangan berada sejajar dengan
    luar bahu.
  • Fase mendorong, gerakan mendorong dimulai dari
    akhir tarikan, tangan mendorong kebelakang sekaligus kebawah dalam gerakan
    seperempat lingkaran.

Teknik Dasar
Gerakan Lengan Gaya Punggung

  • Pada salah satu ujung kaki, kaitkan pada
    pegangan samping kolam. Lalu satu kaki lain bertumpu di dinding kolam sebagai
    penyangga badan.
  • Posisi badan terlentang, dan usahakan wajah
    berada di permukaan air. Kedua tangan berada di samping tubu  dan sejajar
    dengan bahu.
  • Ayunkan lengan bergantian secara lurus menuju
    permukaan air. Kemudian salah satu lengan akan memutar dari depan melewati
    bawah air dan lengan lainnya berada diatas permukaan air.
  • Setelah tangan masuk dalam air, posisi ini
    adalah waktu yang tepat untuk mendorong lengan yang lainnya keluar permukaan
    air. Ketika tangan berada di permukaan, tangan berada disamping badan.
  • Untuk mendapatkan hasil maksimal, rapatkan jari
    ketika sedang mengayunkan kedua lengan.

Cara Lain pada
Latihan Gerakan Lengan

  • Latihan menggerakkan lengan didarat tanpa
    bantuan apapun.
  • Latihan gerakan lengan dengan berdiri didalam
    kolam.
  • Berlatih gerakan kolam dengan menggunakan
    pelampung pada perut.

Gerakan Pengambilan Nafas

Proses pengambilan nafas pada gaya punggung adalah hal yang
paling mudah. Hal ini karena wajah berada diatas permukaan air. Proses pengambilan
nafas dilakukan ketika salah satu lengan beristirahat dan lengan satunya
mengayun.

Koordinasi Gerakan Renang

Latihlah teknik gaya punggung ini secara bertahap. Setelah
semua teknik diatas dapat dilakukan dengan baik, latihlah koordinasi semua
teknik tersebut, agar mendapatkan gerakan yang sempurna dan ideal.