√ Materi Renang Lengkap | Pengertian, Sejarah, Manfaat, Teknik Dasar, dll

Materi Renang – Berenang menjadi salah satu olahraga yang
banyak disukai oleh orang-orang di seluruh dunia. Namun, masalahnya tidak semua
orang mampu berenang dengan baik walaupun menyukai kegiatan ini. Untuk itulah,
kali ini penulis akan bahas materi renang secara tuntas untuk kalian.

Pengertian Renang

Materi Renang, Pengertian
kajianpustaka.com

Materi
renang pertama yang akan kita pelajari adalah pengertian dari renang itu
sendiri.

Secara
umum, pengertian renang adalah aktivitas menggerakan badan yang dilakukan
didalam air. Hal ini sama halnya dengan ikan, mereka juga bisa disebut sedang
berenang.

Dalam
olahraga, renang adalah salah satu cabang olahraga bidang aquatic. Aktivitas
berenang ini biasanya tanpa menggunakan perlengkapan lain.

Berikut
pengertian renang menurut beberapa sumber:

KBBI (Kamus Besar Bahasa
Indonesia)

Renang
adalah gerakan badan, mengapung, menyelam, melintasi air menggunakan kaki,
tangan, sirip, ekor, atau yang lainnya.

Kasiyo Dwijowinto (1979:1)

Renang
adalah suatu cabang olahraga yang dapat diajarkan ke seluruh usia manusia.
Mulai dari bayi yang berumur beberapa bulan, hingga orang dewasa yang sudah lanjut
usia juga dapat belajar berenang.

Abdoelah (1981:270)

Renang
merupakan permainan yang dilakukan di air. Entah air tersebut tawar ataupun
asin. Intinya, olahraga ini hanya dilakukan ketika terdapat air di tempat
tersebut.

Muhajir (2004:166)

Renang adalah
olahraga yang dapat membuat tubuh menjadi sehat. Hal ini karena hampir seluruh
anggota tubuh bergerak. Akibatnya, seluruh otot akan berkembang dengan pesat
dan membuat kekuatan perenang meningkat.

Badruzaman (2007:13)

Badruzaman
mengartikan renang ini menjadi dua, yakni pengertian renang secara umum dan
secara rinci. Berikut lebih jelasnya.

a. Secara Umum

Swimming is the
floatation of an object in a liquid due to its buoyancy or lift
“. Ucapan
ini memiliki makna kurang lebih seperti ini,, “renang adalah upaya mengapungkan
suatu objek yang berada didalam sebuah cairan dengan menggunakan daya apungnya
sendiri untuk mengapung”

b. Secara Rinci

“Swimming is the method by which humans (or
other animals) movethemselves through water.”
. Ucapan ini memiliki makna
kurang lebih seperti ini, “renang adalah sebuah metode yang dilakukan oleh
manusia dan hewan untuk menggerakkan tubuhnya di air”.

Budiningsih (2010:2)

Renang
merupakan olahraga air yang dilakukan dengan menggerakkan badan didalam air.
Umumnya, anggota badan yang digunakan dalam renang adalah tangan dan kaki untuk
menjaga tubuh agar tetap mengapung diatas permukaan air.

Erlangga (2010:75)

Renang ialah
olahraga air yang menyenangkan serta bermanfaat bagi tubuh manusia. Manfaat yang
didapat yakni memberikan kekuatan otot pada tubuh, paru-paru, jantung, dan
memberikan perasaan berani dan percaya diri pada diri seseorang.

Sejarah Renang

Materi Renang, Sejarah
id.wikipedia.org

Materi
renang selanjutnya adalah mengenai sejarah dibalik munculnya olahraga renang
ini. Mulai dari kapan renang sudah ada hingga bagaimana renang pertama dikenal
di Indonesia.

Renang ini ternyata
sudah dikenal sejak zaman pra-sejarah. Hal ini diketahui sejak penemuan gua-gua
yang dipercaya sebagai tempat para perenang zaman batu. Gua-gua tersebut berada
di Barat Daya Mesir, dekat Wadi Sora.

Selain itu,
bukti menguatkan juga ditemukan di Mesir, pada stempel lilin yang diperkirakan
berada pada tahun 4.000-9.000 tahun SM. Dalam stempel tersebut, digambarkan
empat orang perenang dengan menggunakan gaya bebas.

Lalu,
ditemukan pula lukisan dinding yang berada di Babylonia. Pada lukisan tersebut
ditunjukkan orang yang berenang dengan menggunakan gaya dada. Lukisan tersebut
adalah lukisan paling terkenal yang ditemukan di padang pasir Kebir.
Diperkirakan usia dari lukisan tersebut berada pada tahun 4.000 SM.

Selain itu,
dalam sejarah Jepang pun renang sudah dipelajari. Teknik renang menjadi salah
satu kemampuan yang wajib dikuasai oleh para samurai saat itu. Dalam catatan
sejarah, pertandingan pertama kali dalam renang diselenggarakan pada tahun 36
SM oleh Kaisar Suingui.

Sejarah Gaya Renang

Materi Renang, Sejarah
australiaswims.com.au

Seorang professor
asal Jerman, Nicola Wymann menulis sebuah catatan bahwa olahraga renang modern
pertama kali lahir pada tahun 1538. Sejarah renang pun banyak ditemukan dari
berbagai hikayat, seperti hikayat Gilgamesh, Beowulf, Odyssey, dan Iliad.

Pada abad pertengahan itu pula, teknik renang menjadi teknik
yang harus dimiliki dan dikuasai dengan baik oleh para ksatria. Hal ini
bertujuan agar para ksatria mampu membawa senjata ketika berada di perairan,
dan mampu mempertahankan diri dalam air agar tidak tenggelam.

Adapun untuk kolam renang, kolam renang pertama kali dibuat
di Jerman pada tahun 1800 dan juga di Australia pada tahun yang sama. Fungsi
kolam tersebut awalnya adalah untuk latihan para prajurit militer. Mulai tahun
ini juga, olahraga renang masuk menjadi pelajaran di sekolah-sekolah
keprajuritan.

Pada tahun
1800 pulalah pertandingan renang dilakukan pertama kali, sekaligus
memperebutkan juara di dunia. Sebagian besar para peserta menggunakan gaya dada
dalam pertandingan tersebut.

Seiring
berjalannya waktu, olahraga renang pun semakin berkembang. Akhirnya terciptalah
bentuk dan teknik gaya renang yang berbeda-beda. Salah satunya adalah gaya
renang bebas, yang pertama kali dikenalkan oleh Athur Trugen pada tahun 1873.

Lalu,
tercipta lagi sebuah gaya baru atas kombinasi dari gaya bebas sebelumnya dengan
kaki menendang. Gaya renang ini diciptakan oleh Richard Cavill pada tahun 1902.
Ia mengembangkan gaya renang ini di kepulauan Solomon, Amerika.

Olimpiade Renang Pertama

Olahraga
renang resmi dipertandingkan pertama kalinya di Olimpiade pada tahun 1896,
dimana Olimpiade tersebut diselenggarakan di kota Athena, Yunani.

Pada saat
itu, nomor yang dipertandingkan hanya empat nomor saja, yang sebelumnya
direncanakan dipertandingkan pada enam nomor. Jenis-jenis nomor tersebut mulai
dari nomor 100 meter, 500 meter, 1.200 meter, nomor bebas, serta 100 meter bagi
pelaut.

Lalu,
olimpiade kedua bagi olahraga renang dilaksanakan pada tahun 1900. Olimpiade
ini dilaksanakan di Paris, Prancis. Pada Olimpiade ini, ada beberapa nomor yang
dipertandingkan, yakni nomor 200 meter, 1.000 meter, 4.000 meter, nomor bebas,
200 meter gaya dada, dan 200 meter untuk nomor beregu.

Ketika
kedua Olimpiade diatas dilaksanakan, olahraga renang hanya dilakukan oleh kaum
pria saja. Pertandingan pertama bagi kaum wanita dimulai pada Olimpiade tahun
1912, di Stockholm, Belanda. Namun, saat itupun masih menggunakan nomor bebas
saja.

Induk dari organisasi
olahraga renang sedunia bernama Federation Internationale De Natation De
Amateur (FINA). Organisasi ini dibentuk pada tahun 1908, dimana pada saat itu
gaya kupu-kupu masih masuk dalam kategori gaya dada. Kedua gaya tersebut
akhirnya berpisah pada tahun 1952.

Sejarah Renang di
Indonesia

Olahraga
renang di Indonesia sudah dikenal sejak zaman Hindia-Belanda. Pada saat itu,
telah didirikan “Perserikatan Berenang Bandung” yang disebut juga
dengan “Bandungse Zwembond” pada tahun 1917.

Kemudian berkembang, dan muncullah Perserikatan Berenang Jawa Barat (West Java Zwembond), dan Perserikatan Berenang Jawa Timur (Ost Java Zwembond) pada tahun 1927.

Sejak munculnya pendirian perserikatan tersebut, akhirnya perlombaan renang sering diadakan. Catatan-catatan rekor dalam kejuaraan tersebut dicatat sebagai rekor milik Belanda.

Catatan rekor perenang Hindia Belanda pertama kali adalah pada tahun 1936 secepat 59,9 detik pada nomor 100 meter gaya bebas. Perenang tersebut bernama Pet Stam. Ia mencatatkan rekornya di kolam renang Cihampelas Bandung. Kemudian, Pet Stam dikirim sebagai wakil Belanda tahun 1936.

Adapun untuk induk organisasi renang Indonesia, Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI), didirikan pada 21 Maret 1951. Lalu masuk sebagai anggota FINA pada tahun berikutnya. Atlet renang Indonesia pertama kali mengikuti lomba adalah pada Olimpiade tahun 1952.

Khasiat Renang bagi
Kesehatan Tubuh dan Pikiran

Materi Renang, Manfaat
peebeeoutdoor.com

Setelah
kita mengenal mengenai pengertian dan sejarah tentang renang, mari kita
lanjutkan materi renang selanjutnya yakni manfaat renang bagi kesehatan baik
tubuh ataupun pikiran.

Dengan kita
mengetahui manfaat berenang bagi kesehatan kita, tentunya menjadi salah satu
dorongan bagi kita untuk mau mencoba olahraga yang satu ini.

Berikut
lebih jelasnya mengenai manfaat berenang bagi kesehatan kita.

Renang Mampu Tingkatkan
Kebugaran Tubuh

Sebenarnya,
olahraga apapun lazimnya akan membuat tubuh kita menjadi bugar. Salah satu
olahraga yang bisa menjadi pilihan adalah renang ini.

Jika kalian
berenang secara teratur selama 20 menit, kegiatan ini akan membantu merangsang
metabolisme dalam membakar lemak. Hal ini karena berenang dapat dikatakan
sebagai gerakan senam aerobic, namun dilakukan dalam air.

Renang Mampu Redakan
Radang Sendi

Dengan berenang,
otot pada tulang punggung akan semakin kuat dan kencang. Dengan hal ini, maka
masalah pada tubuh bagian belakang akan berkurang. Selain itu, dengan berenang
juga membantu membentuk postur tubuh yang baik untuk kalian.

Renang Membantu Membentuk
Tubuh Ideal

Jika kamu
mengharapkan memiliki tubuh yang ideal, kamu bisa mencoba berenang sebagai cara
untuk membangun tubuh kamu.

Ketika
berenang, kita menggerakkan hampir seluruh anggota badan. Dengan hal tersebut,
maka otomatis lemak yang berada di anggota badan akan terbakar. Secara otomatis
tentunya tubuh ideal akan terbentuk.

Dengan
catatan, kamu melakukan renang secara konstan.

Renang Mampu Tingkatkan
Fungsi Jantung dan Paru-Paru

Menurut
penelitian, ternyata berenang dapat memberikan efek yang baik bagi kesehatan
jantung dan paru-paru. Hal ini karena ketika berenang, kita pun didorong untuk
melatih pernafasan kita. Dengan pernafasan kita baik, maka itu membuktikan
bahwa organ jantung dan paru-paru kita berfungsi dengan baik.

Renang Mampu Melatih
Pernafasan

Seperti
dijelaskan diawal, renang ini dapat melatih jantung dan paru-paru kalian.
Memang, biasanya olahraga-olahraga air seperti renang ini sangat memerlukan
pernafasan yang baik.

Ketika
kalian berenang, sistem pernafasan akan terlatih sedikit demi sedikit terlatih
dan akan semakin panjang. Dengan pernafasan baik, itu berarti aliran pada
jantung, pembuluh darah, dan paru-paru menjadi lebih lancar dan sehat.

Renang Mampu Menambah
Tinggi Badan

Jika kalian
ingin menambah tinggi badan, maka pilihan utama untuk olahraga kamu adalah
renang. Sudah banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa olahraga ini adalah
olahraga yang paling bagus dalam meningkatkan tinggi badan.

Renang Mampu Membentuk
Otot

Dengan
menggerakkan seluruh badan ketika berenang, tentu saja itu memicu pembentukan
dan pengencangan pada otot kita. Bisa dilihat pada atlet-atlet renang,
bagaimana bentuk badannya yang ideal. Dengan otot semakin kencang dan baik,
tentu saja kecepatan dalam berenang menjadi lebih cepat.

Renang Mampu Membakar
Kalori Lebih Banyak

Menurut para peneliti, salah satu olahraga yang membakar kalori terbanyak adalah olahraga renang. Selain membakar kalori, olahraga ini pun takkan membuat kamu kerepotan dengan mandi keringat ketika berolahraga.

Sebagai Rekreasi dan
Peningkat Mood

Berenang
tak melulu hanya sebagai olahraga untuk menyehatkan tubuh semata. Tapi,
berenang juga bisa menjadi pilihan alternatif untuk rekreasi dengan bermain air
di kolam renang.

Selain itu,
dengan berenang juga mampu meningkatkan mood kamu sehingga lebih baik.

Renang Mampu Redakan
Stress

Dengan kamu bergerak dalam air, secara tidak langsung tubuh mengeluarkan hormone endorphin dalam otak. Seperti diketahui, hormone ini berfungsi untuk membuat suasana hati menjadi tenang dan rileks. Akibatnya, stress yang kalian rasakan pun akan menurun.

Renang sebagai Peningkat Kepercayaan Diri

Selain bermanfaat untuk kesehatan tubuh, olahraga renang juga bermanfaat untuk kesehatan mental. Dengan berenang, ini juga dapat mendorong kita tumbuh menjadi sosok yang berani, percaya diri tinggi, dan mandiri

Renang sebagai Self Safety atau Keselamatan Diri

Dengan kamu
mampu berenang, kamu mampu menyelamatkan diri ketika beberapa bencana menimpa.
Misalnya ketika daerah kamu terkena banjir yang cukup tinggi, kamu dapat
menyelamatkan nyawa. Selain itu, kamu juga mampu menyelamatkan orang yang akan
tenggelam ketika terjadi banjir ataupun yang lainnya.

Renang bagi Kesehatan
secara Umum

Berenang sangat disarankan secara umum bagi orang-orang yang menderita stroke ringan, cedera ringan, ataupun orang yang memiliki jantung yang lemah. Selain itu, berenang juga mampu untuk metalih pernafasan agar paru-paru menjadi kuat.

Renang bagi Kesehatan Bayi

Berenang
pun ternyata sangat bermanfaat bagi bayi. Manfaat tersebut antara lain,
membantu perkembangan motoric pada bayi, perkembangan saraf, proses
pertumbuhan, meningkatkan sistem imun, membantu keberanian bayi terhadap air
ketika tengah mandi.

Renang bagi Kesehatan
Wanita

Selain
bermanfaat bagi bayi, ada juga manfaat yang akan didapat wanita jika melakukan
olahraga yang satu ini.

Manfaat
tersebut adalah mampu menjaga tubuh tetap ideal, menjaga bentuk tubuh setelah
hamil, mengencangkan otot-otot dan juga g-spot, detoksifikasi racun dalam
tubuh, dan juga mampu menghilangkan stress.

Renang bagi Wanita Hamil

Bagi wanita
hamil, ternyata berenang juga memiliki manfaat untuk mereka. Diantaranya adalah
mampu meningkatkan daya tahan tubuh, tidur menjadi lebih nyenyak, menghindari
diri dari stress, mencegah kelahiran secara premature, memudahkan dalam proses
persalinan, melonggarkan otot sekitaran pinggul, serta memperkuat pernafasan.

Renang bagi Orang Tua

Bagi
kesehatan orang tua, renang bermanfaat dalam hal menjaga tulang agar tetap
sehat, menjaga agar tidak mudah pikun, mencegah terjadinya stroke, menjaga
fungsi jantung dan paru-paru dengan baik, dan yang lainnya.

Prinsip-Prinsip Renang

Materi Renang, Prinsip
patinews.com

Sebelum menuju materi renang utama, mari kita bahas terlebih dahulu mengenai prinsip-prinsip apa yang digunakan di olahraga renang.

Menurut Tunggal (2005:4-5), prinsip-prinsip renang adalah sebagai berikut:

Prinsip Hambatan dan Dorongan

Kecepatan
maju dalam berenang merupakan hasil dari dua kekuatan, yakni kekuatan yang
cenderung untuk menahan (tahanan dan hambatan), dan kekuatan mendorong maju akibat
dorongan dari lengan dan kaki.

Prinsip Keteraturan dalam
Penggunaan Dorongan

Dalam
berenang, penggunaan gerakan dorongan yang teratur akan lebih baik dan efektif dibandingkan
menggunakan gerakan yang tidak teratur.

Prinsip Hukum Aksi-Reaksi
dalam Pemulihan (Recovery)

Dalam
mekanika pemulihan pada renang, tiga dari empat gaya renang terjadi di luar
air. Prinsip ini berpengaruh terhadap efisien dan kecepatan renang.

Prinsip Pemindahan
Momentum

Prinsip ini digunakan dalam gerakan-gerakan yang dilakukan baik di dalam dan di luar air.

Materi Renang, Teknik
Dasar Renang

Materi Renang, Teknik Dasar
alidzakyalarief.com

Akhirnya
kita mulai menuju materi renang yang utama. Jika kalian salah satu yang belum
bisa berenang, perhatikan baik-baik dalam materi ini.

Materi
renang pertama yang akan dipelajari adalah teknik dasar renang. Meskipun
terlihat sepele, teknik dasar ini sangat perlu kalian pelajari. Hal ini karena
sangat berpengaruh untuk kesehatan secara maksimal.

Berikut
teknik-teknik dasar yang perlu kalian pelajari ketika hendak berenang.

Pemanasan Renang

Materi renang pertama pada teknik dasar yang perlu kamu perhatikan adalah pemanasan.

Sebelum mulai berenang, disarankan untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk mencegah beberapa bagian tubuh dari keram yang nantinya akan membahayakan saat dalam air.

Berikut
teknik pemanasan yang perlu kalian lakukan sebelum berenang.

Forward Lunge

Forward Lunge ini adalah teknik pemanasan yang dilakukan
untuk meregangkan otot paha, betis, dan kaki. Pemanasan ini dilakukan untuk
melemaskan dan memanaskan otot-otot sebelum masuk kedalam air.

Cara
melakukannya adalah dengan berdiri tegak, dan letakkan tangan pada bagian
pinggul. Lalu, langkahkan kaki ke depan dan ke belakang secara bergantian.

Standing T

Pemanasan
ini bertujuan untuk melenturkan sistem rotator pada sendi di bahu. Hal ini
dilakukan untuk melemaskan otot bahu, sehingga tangan akan lebih leluasa ketika
mendayung saat renang.

Cara
melakukannya adalah berdiri dengan kedua kaki membuka, lalu bungkukkan tubuh
kalian. Lalu, kepalkan tangan kebawah dan ayunkan ke depan sekitar 10 kali.

Quadruped Rocking

Gerakan ini
dilakukan untuk merelaksasikan otot punggung dan tulang belakang.

Untuk
pemanasan ini, posisikan tubuh kalian seperti tengah merangkak. Posisikan lutut
dan tangan dengan sejajar. Kemudian, tarik tangan dan kaki kearah belakang.

Standing Back Flection

Gerakan ini
berguna untuk melemaskan tulang leher ke bawah.

Caranya
dengan memposisikan kepala untuk menengadah dan kedua tangan berada di
pinggang. Lalu, tariklah kepala ke belakang bersama dengan punggung, lakukan
sebanyak 8 kali.

Lateral Extension

Untuk
gerakan ini, kamu berada di posisi berdiri. Lalu, gerakkan kepala beserta badan
ke samping kanan dan kiri secara bergantian. Lakukanlah sebanyak 8 kali ke
kanan dan kiri.

Selain beberapa
gerakan diatas, tak ada salahnya jika kamu menambahkan gerakan yang kamu sukai.
Intinya, pemanasan ini dilakukan untuk mengurangi risiko cedera pada badan
kamu. Utamanya adalah untuk mencegah keram terjadi.

Pendinginan Renang

Selanjutnya, materi renang kedua yang tak kalah pentingnya adalah pendinginan setelah berenang.

Setelah kalian selesai berenang, jangan langsung bersih-bersih atau mandi. Kamu perlu lakukan pendinginan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar detak jantung kembali normal. Selain itu,ketika kamu berenang, otot akan memproduksi asam laktat. Jika kamu tidak melakukan pendinginan, maka asam laktat ini akan tertimbun di tubuh dan akan berbahaya.

Dalam
pendinginan, ada beberapa gerakan yang disarankan untuk dilakukan untuk
mengurangi rasa sakit dan pegal setelah berenang. Berikut beberapa gerakan
pendinginan yang perlu dilakukan menurut Jennifer Cohen, seorang konsultan fitness
dan kebugaran asal Los Angeles.

Seated Hamstring
Stretch

Duduklah di lantai, kemudian posisikan kedua kaki lurus ke
depan. Lalu, raih ujung ibu jari kaki dan tahan selama 30-45 detik. Usahakan posisi
dada tegak ketika melakukannya.

Quad Stretch

Berdirilah
dengan posisi kedua kaki dan lengan berada di sisi tubuh. Lalu, genggam kaki
kanan dengan tangan kanan dengan posisi berada di belakang. Kemudian tahan
selama 30-45 detik lalu berganti pada kaki yang lain.

Shoulder Stretch

Posisi
badan usahakan tegak, lalu tarik lengan kanan menyilang hingga melewati dada.
Tarik hingga kamu merasa cukup nyaman, kemudian tahan hingga 30-45 detik.

Arm Stretch

Berdiri
dengan kedua kaki dan berpostur tegak. Lalu julurkan lengan kanan lurus keatas,
kemudian jatuhkan ke belakang kepala. Tahan menggunakan lengan kiri untuk
menahan posisi tersebut. Tahan posisi selama 30-45 detik.

Sky Stretch

Berdiri
dengan kedua kaki dan angkat kedua lengan keatas setinggi-tingginya. Lalu tahan
posisi tersebut selama 10-15 detik.

Ketika pendinginan, coba ulangi gerakan-gerakan diatas sebanyak 2-3 kali.

Materi Renang, Macam-Macam
Gaya Renang

Akhirnya
kita berada di materi renang utama kita. Jika kamu merasa belum ahli dalam
berenang, pelajari baik-baik penjelasan dibawah ini. Kamu dapat mempelajari
semuanya asalkan kamu tanamkan “Keseriusan” dalam belajarnya.

Berikut
jenis-jenis teknik gaya renang:

Teknik Renang Gaya Bebas

Materi Renang, Gaya Bebas
wayahna.com

Teknik pertama yang kita pelajari dari materi renang mengenai gaya pada renang adalah gaya bebas.

Teknik ini merupakan teknik renang yang paling popular dan sering digunakan. Selain karena memang tekniknya yang mudah dipelajari, teknik ini juga teknik renang dengan kecepatan tercepat.

Teknik gaya
bebas ini dilakukan dengan meluncur di permukaan air secara terus-menerus tanpa
berhenti. Selain itu, kalian juga tak perlu takut kehabisan nafas, karena udara
akan selalu masuk ketika kalian mengarahkan kepala kalian ke kiri dan ke kanan
ketika berenang.

Posisi
badan pun sebenarnya tidak terlalu sulit pada teknik gaya bebas ini. Kita hanya
perlu memposisikan dada dekat permukaan air, dan kepala geleng ke kanan ke kiri
mengikuti pergerakan tangan, dan posisi kaki dalam keadaan sejajar.

Namun, jika
ingin mahir dalam gaya ini, kalian perlu memiliki kekuatan otot yang cukup
untuk mencapai jarak yang jauh. Berikut beberapa teknik latihan agar kalian
mahir menguasai gaya bebas ini.

Melatih Gerakan Kaki

Pertama,
posisikan kedua kaki sejajar dengan dengkul. Lalu, gerakkan kaki layaknya orang
berjalan, yakni dengan mencambuk air dengan pelan hingga terdapat dorongan pada
tubuh untuk maju ke depan.

Usahakan
ketika berlatih ini jangan sampai kaki kalian menekuk sedikitpun. Hanya pangkal
paha saja yang menggerakkan tubuh ketika berenang.

Melatih Gerakan Tangan

Untuk
tangan, posisikan kedua tangan lurus berada di samping kepala. Kedua telapak
pada ujung tangan usahakan berdekatan. Tariklah satu tangan ke bawah dengan
merapatkan jari-jari seperti sedang mengayuh secara bergantian.

Teknik Mengambil Nafas

Seperti
dijelaskan sebelumnya, dalam gaya bebas penarikan nafas dilakukan ketika
mengarahkan kepala baik ke kanan ataupun ke kiri. Hal yang perlu diperhatikan
dalam hal ini adalah kalian perlu mengikuti irama tangan. Ketika tangan kiri
tengah mengayuh, maka kepala menghadap ke kanan, begitu pula sebaliknya.

Dalam
pengambilan nafas, pada gaya ini tidak dibatasi. Kalin dapat melakukannya pada
setiap gerakan. Namun, pemain pro biasanya bernafas setiap 8 gerakan.

Materi Renang, Gaya Bebas
Materi Renang, Gaya Bebas
alidzakyalarief.com

Teknik Renang Gaya
Punggung

Materi Renang, Gaya Punggung
alidzakyalarief.com

Materi renang selanjutnya mengenai gaya pada renang adalah gaya punggung.

Prinsip pada gaya punggung sebenarnya tidak beda jauh dengan teknik renang lainnya. Hanya saja, pada gaya ini perlu diperhatikan pada posisi badan, gerakan kaki dan lengan, pengambilan nafas, dan koordinasi gerakan secara keseluruhan.

Posisi Badan

Untuk
posisi badan, gaya punggung ini sangat sulit dilakukan bagi perenang pemula.
Namun, gaya ini sangat mudah dalam hal pengambilan nafas. Hal ini karena wajah
akan selalu berada diatas air, mengingat posisi badan yang terlentang menghadap
keatas.

1. Teknik Awal Permulaan Start ketika Meluncur

Hal pertama
yang akan kita bahas di materi renang satu ini adalah teknik meluncur pada
permulaan start pada gaya punggung
ini. Berikut cara meluncur yang benar menurut para atlet renang.

  • Pegang
    tepi kolam dengan kedua tangan. Jarak antar kedua tangan adalah selebar bahu.
  • Tekuk
    kedua kaki hingga lutut berada diantara kedua lengan. Kemudian tempelkan kaki
    pada dinding kolam. Telapak kaki itulah yang nantinya mendorong pada permulaan start.
  • Setelah
    persiapan selesai, lepas kedua tangan dengan kepala lurus ke belakang. Lalu
    dorong telapak kaki yang berada pada dinding sehingga memberikan pantulan
    kencang pada saat meluncur di awal.
  • Setelah
    melakukan dorongan, usahakan wajah tetap berada di permukaan air dan posisi
    tetap terlentang. Kemudian, kedua lengan letakkan pada sisi kanan dan kiri
    tubuh.
  • Lakukan
    latihan ini berkali-kali, agar permulaan start kalian baik. Permulaan yang baik akan memberikan dorongan yang semakin lancar setelahnya.

2. Bentuk Posisi Badan saat Meluncur

  • Tahap
    persiapan, badan terapung dengan posisi terlentang dan kedua tangan berada di
    samping badan. Kemudian tarik ibu jari keatas menyusuri bagian samping tubuh.
    Lalu, ibu jari tersebut menyentuh bahu bagian atas dan putarlah pergelangan
    tangan keluar.
  • Tahap
    pelaksanaan, rentangkan legan keatas menjauhi badan. Kemudian luruskan lengan
    dengan ketinggian setara bahu.
  • Tahap
    lanjutan, letakkan kedua lengan menempel pada samping badan dengan rileks
    sambil merasakan luncuran. Jika belum mampu, peganglah pelampung pada kedua
    tangan kalian.

Gerakan Kaki

Gerakkan
untuk kaki pada gaya punggung tak berbeda dengan gaya bebas. Yang membedakan
diantara keduanya hanya posisi badan yang mengharuskan terlentang pada gaya
punggung. Lakukan latihan gerakan kaki ini dalam kondisi tubuh tetap telentang.

1. Teknik Gerakan Kaki ketika Berenang

  • Perenang
    berada didalam air dan berdiri di tepi kolam dengan punggung merapat pada
    dinding. Lalu kedua lengan dibengkokkan keatas agar dapat memegang tepi kolam.
  • Lalu,
    ketika ada aba-aba “Siap!”, para perenang mengangkat kedua kaki keatas pada
    permukaan air bersama dengan badan. Dengan begitu, seluruh tubuh akan lurus
    terlentang diatas permukaan air.
  • Kemudian,
    ketika sudah ada aba-aba “Ya!”, para perenang mulai menggerakkan kedua kaki
    bergantian kebawah dan keatas.
  • Pada
    gerakkan kaki, ini bermula dari pangkal paha, kemudian lutut sedikit
    dibengkokkan dan berbarengan dengan kibasan telapak kaki pada air kolam.
    Usahakan gerakan kaki lemas dan tidak kaku.

2. Bentuk Latihan pada Gerakan Kaki

Untuk
latihan gerakan kaki pada gaya ini, pertama latihlah dengan menggerakkan kaki
dalam kondisi duduk. Lalu latih juga gerakan kaki ini dengan posisi kedua
tangan merentang ke samping. Kemudian latih juga gerakan kaki ini dengan
menggunakan papan seluncur. Terakhir, latihlah sembari memegang pinggir kolam
dalam posisi terlentang.

Gerakan Lengan

1. Tiga Jenis Fase pada Teknik Gerakan Lengan

  • Fase
    istirahat, gerakan ini dimulai dari tangan menuju permukaan air dengan ibu jari
    keluar terlebih dahulu. Lalu, tangan berada diatas bahu dengan posisi tegak
    dengan bahu. Kemudian tangan diputar keluar dan masuk ke permukaan air dengan
    diawali oleh jari kelingking. Proses ini harus dilakukan dalam keadaan rileks dan
    seirama dengan lengan yang bergerak menarik dan mendorong.
  • Fase
    menarik, gerakan ini dimulai setelah telapak tangan masuk dalam air beberapa
    inchi sampai titik maksimal tekukan siku, atau telapak tangan berada sejajar
    dengan luar bahu.
  • Fase
    mendorong, gerakan mendorong dimulai dari akhir tarikan, tangan mendorong
    kebelakang sekaligus kebawah dalam gerakan seperempat lingkaran.

2. Teknik Dasar Gerakan Lengan Gaya Punggung

  • Pada
    salah satu ujung kaki, kaitkan pada pegangan samping kolam. Lalu satu kaki lain
    bertumpu di dinding kolam sebagai penyangga badan.
  • Posisi
    badan terlentang, dan usahakan wajah berada di permukaan air. Kedua tangan
    berada di samping tubu  dan sejajar
    dengan bahu.
  • Ayunkan
    lengan bergantian secara lurus menuju permukaan air. Kemudian salah satu lengan
    akan memutar dari depan melewati bawah air dan lengan lainnya berada diatas
    permukaan air.
  • Setelah
    tangan masuk dalam air, posisi ini adalah waktu yang tepat untuk mendorong
    lengan yang lainnya keluar permukaan air. Ketika tangan berada di permukaan,
    tangan berada disamping badan.
  • Untuk
    mendapatkan hasil maksimal, rapatkan jari ketika sedang mengayunkan kedua
    lengan.

3. Cara Lain pada Latihan Gerakan Lengan

  • Latihan
    menggerakkan lengan didarat tanpa bantuan apapun.
  • Latihan
    gerakan lengan dengan berdiri didalam kolam.
  • Berlatih
    gerakan kolam dengan menggunakan pelampung pada perut.

Gerakan Pengambilan Nafas

Pengambilan
nafas pada gaya punggung ini dapat dilakukan secara terus-menerus. Hal ini
karena waja berada diatas permukaan air. Biasanya, pengambilan nafas dilakukan
ketika salah satu lengan beristirahat dan lengan satunya mengayun.

Koordinasi Gerakan Renang

Latihlah
teknik gaya punggung ini secara bertahap. Mulailah dari meluncur, dilanjutkan
dengan gerakan kaki, lalu lengan, dan yang terakhir melatih pengambilan nafas.

Materi Renang, Gaya Punggung
Materi Renang, Gaya Punggung
alidzakyalarief.com

Teknik Renang Gaya Dada /
Gaya Katak

Setelah gaya bebas dan gaya punggung, materi renang kali ini adalah mengenai gaya dada atau gaya katak.

Gaya renang yang satu ini sebenarnya salah satu tekntik yang perlu dilakukan dengan santai dan tidak terburu-buru. Salah satu alasan gaya dada ini menjadi populer adalah karena seringnya gaya ini digunakan untuk bersenang-senang. Dengan gerakannya yang halus membuat tubuh tidak cepat lelah.

Teknik
renang ini dilakukan dengan menelungkupkan badan dalam air. Terdapat interval
dimana kepala akan muncul ke permukaan air dan tenggelam kembali kedalam air.
Untuk gaya ini, pergerakan renang harus stabil dan bergerak maju kedepan dengan
kedua tangan dan kaki secara simultan.

Pergerakan
gaya katak ini dilakukan dengan menendang-nendang air yang berada
dibelakangnya. Setelah itu dilanjutkan dengan ayunan kedua tangan kedepan. Lalu
kedua tangan dibuka dalam air.

Jika kalian
tengah belajar gaya katak ini, biasanya proses pengambilan nafas diambil
setelah 2-4 kali gerakan mengayun. Namun, jangan berharap untuk cepat dalam hal
melaju menggunakan gaya ini, karena gaya katak merukan teknik yang paling
lambat dalam renang.

Ketika
berenang dengan teknik ini, usahakan posisi kepala dan badan sudah benar. Hal
ini untuk mengurangi risiko adanya cedera keram pada leher kalian.

Sebelum
mempraktikkan materi renang gaya katak ini, kamu harus mengetahui dahulu
poin-poin penting dalam melatih gaya dada ini. Dengan begitu, kalian akan
menguasai teknik ini secara maksimal. Berikut 4 cara latihan teknik pada renang
gaya katak / dada.

Gerakan Meluncur

Latihan
teknik gerakan meluncur meliputi:

  • Tempelkan
    salah satu kaki ke dinding kolam, sedangkan yang satunya lurus kebawah.
  • Posisikan
    tubuh membungkuk dan sejajar dengan permukaan air.
  • Posisikan
    tangan lurus ke depan dengan lengan menempel pada hidung.
  • Dorong
    badan sekuat mungkin sehingga dapat meluncur dengan cepat.

Gerakan pada Kaki

Latihan
teknik gerakan kaki ini sangat penting, hal ini karena kaki menjadi alat
penggerak ketika kita berada di air. Jika dilakukan dengan benar, maka laju
berenang akan menjadi cepat dan leluasa. Berikut cara tepat melatih gerakan
kaki ketika berenang.

  • Posisikan
    badan telungkup dan sejajar dengan permukaan air.
  • Berpegang
    pada dinding kolam agar mudah untuk berlatih.
  • Jangan
    masukkan kepala kedalam air, usahakan kepala berada diatas permukaan air.
  • Kemudian,
    tariklah kedua kaki layaknya seekor katak yakni ke samping, lalu luruskan
    kembali dan mengayun lagi.
  • Berikan
    kibasan yang kuat ketika kedua kaki akan menutup.
  • Ulangi
    berkali-kali latihan ini, hingga kalian menguasainya.

Gerakan pada Tangan

Setelah
gerakan kaki, kini kita lanjutkan ke teknik gerakan pada tangan. Sama halnya
dengan gerakan kaki, gerakan tangan ini juga sama pentingnya. Gerakan tangan
ini akan membantu menjaga keseimbangan pada tubuh ketika berenang.

Berikut
cara melakukan latihan gerakan ini.

  • Posisikan
    kaki menempel pada tepi kolam renang, biasanya kaki ditempelkan di tiang
    pegangan yang ada disamping kolam.
  • Luruskan
    kedua tangan dan kepala, lalu letakkan sejajar dengan permukaan air.
  • Setelah
    tangan lurus, gerakkan ke samping hingga menyentuh pinggul, lalu kembalikan
    kedepan dengan melewati dada.
  • Berlatih
    secara terus-menerus hingga kalian terbiasa dan mampu melakukannya dengan
    mudah.

Cara Mengambil Nafas

Pada gaya
dada atau gaya katak ini, prose pengambilan nafas diambil ketika kepala
sepenuhnya berada diatas permukaan air. Caranya adalah dengan mendorong tangan
mengarah diagonal ke belakang, sehingga kepala terdorong keluar permukaan air.

Keluarkan
udara tersebut ketika kepala kalian tengah didalam air, dan masukkan udara
ketika kalian tengah diatas permukaan air.

Biasanya,
gerakan pernafasan ini dilakukan setiap 2-4 gerakan tangan. Namun, para atlit
renang biasa melakukan penarikan nafas setiap 8 kali gerakan.

Materi Renang, Gaya Dada/Gaya Katak
Materi Renang, Gaya Dada/Gaya Katak
alidzakyalarief.com

Teknik Renang Gaya
Kupu-Kupu

Materi Renang, Gaya Kupu-Kupu
en.wikipedia.org

Terakhir, materi renang yang bakal kita bahas adalah gaya kupu-kupu.

Teknik ini merupakan salah satu teknik yang sulit untuk dipelajari. Hal ini karena salah satu syaratnya adalah kalian memiliki otot punggung yang kuat. Berikut beberapa teknik yang perlu diketahui sebelum belajar gaya kupu-kupu ini.

Posisi Badan

Posisi
badan adalah salah satu yang diperhatikan dalam renang gaya kupu-kupu ini.
Kuncinya adalah posisi badan harus sedatar mungkin dengan permukaan air. Namun,
perlu diingat bahwa gerakan kupu-kupu ini dilakukan dengan cara naik turun
secara vertical atau keluar masuk air.

Gerakan
dari gaya ini memang berbeda dari gaya-gaya renang sebelumnya yang telah
dibahas. Maka tak heran jika tidak semua yang bisa renang bisa gaya ini.

Dengan
gerakannya yang naik-turun, menjadikan ketahanan pada arah depan menjadi lebih
besar. Oleh karena itu, perenang gaya ini perlu untuk tetap menjaga
keseimbangan dengan baik.

1. Pengambilan Nafas

Untuk
pengambilan nafas pada gaya ini, usahakan kepala keluar secara penuh. Sebelum
mengambil nafas, cobalah untuk mengeluarkan karbondioksida ketika kepala hendak
mencapai permukaan.

2. Posisi Kaki

Untuk
posisi kaki, teknik pada gaya kupu-kupu ini sama halnya seperti ikan lumba-lumba,
yakni gerakan keatas dan kebawah. Namun, jangan terlalu menekan air terlalu
dalam, hal itu akan menyebabkan tambahan tekanan pada tubuh bagian depan.

Melatih Gerakan Kaki

  • Posisi
    kaki usahakan rapat dan lurus ke belakang.
  • Gerakkan
    kaki seperti halnya ikan lumba-lumba, yakni gerakan keatas dan kebawah. Namun,
    gerakan ini hanya menekuk saja atau tidak terlalu bengkok.
  • Dorong
    air dengan menggunakan kedua punggung kaki secara bersamaan. Selain itu gunakan
    tenaga yang cukup agar dapat melaju ke depan.

Melatih Gerakan Lengan

Gerakan
lengan pada gaya ini perlu dilakukan secara bersamaan pada kedua tangan. Teknik
ini terbagi menjadi dua gerakan, yakni:

1. Gerakan Recovery

Gerakan recovery merupakan langkah awal dalam mengayun
kedua tangan. Gerakan ini dimulai dari gerakan setelah mendayung sampai pada
gerakan mendayung.

Setelah
tangan keluar permukaan, lemparkan kedua tangan kedepan. Lakukan teknik ini
berkali-kali dalam kedaan rileks dan serempak antar kedua lengan.

2. Gerakan Dayungan Lengan

Teknik ini
terdiri dari gerakan menarik dan mendorong. Berikut teknik secara lengkapnya.

  • Setelah akhir dayungan, kedua lengan bersiap untuk recovery.
  • Ketika melakukan recovery, lemparkan kedua lengan kearah samping permukaan air.
  • Ketika kedua lengan berada di batas permukaan air, lengan akan berada di garis bahu depan.
  • Ketika lengan masuk air, badan akan menempati posisi tunduk dimana kepala masuk kedalam air.
  • Kedua lengan mulai bergerak menarik kearah luar.
  • Kedua lengan mulai bergerak kearah dalam, dan posisi tangan masih menekuk pada persendian, yakni lutut.
  • Kemudian kedua lengan melakukan dorongan kearah dalam.
  • Akhirnya, kedua ibu jari akan menyentuh bagian paha.
  • Setelah itu, ulangi gerakan ini secara berulang.
Materi Renang, Gaya Kupu-Kupu
Materi Renang, Gaya Kupu-Kupu
alidzakyalarief.com

Risiko dalam Renang

Materi Renang, Risiko Renang
pixabay.com

Setelah
kita mengenal materi renang utama kita, yakni teknik dan macam gaya pada
renang, ada satu hal lagi yang akan penulis bahas. Hal ini juga tak kalah
pentingnya untuk kalian perhatikan sepenuhnya. Materi renang selanjutnya adalah
mengenai risiko dalam renang.

Dalam suatu
olahraga, tak bisa dipungkiri bahwa masing-masing memiliki risiko yang bisa
saja terjadi. Hal itu pula ada di olahraga renang. Berikut beberapa risiko yang
perlu kalian ketahui untuk mengurangi kejadian tersebut terjadi kepada kalian.

Klorin dalam Air Kolam

Klorin ini
merupakan bahan kimia yang biasa bertugas untuk membunuh bakteri yang ada di
air. Namun, tidak semua bakteri yang hidup di air dapat terbunuh oleh klorin
ini. Salah satunya adalah bakteri dengan nama Pinworm.

Pinworm
adalah sejenis cacing, yang jika tertelan dan masuk kedalam tubuh akan
berbahaya pada sistem pencernaan kalian. Bahkan, pinworm ini dapat bertahan
hidup dalam air dengan suhu panas selama 10 hari.

Aroma Kaporit

Jika kalian
sering berenang, tentu tak asing dengan bau kaporit kan? Nyatanya, bau tersebut
bukanlah berasal dari kaporit itu sendiri.

Air yang
berbau tersebut adalah hasil pencampuran klorin dengan keringat, urin, ataupun
cairan-cairan lain yang dikeluarkan oleh tubuh.

Faktanya,
jika kolam renang tersebut bersih maka seharusnya tidak memiliki bau apapun.

Mengandung Urine dan
Kotoran Manusia

Risiko ini perlu
kalian perhatikan apabila kalian berenang di kolam renang umum.

Menurut
survey yang dilakukan oleh CDC (Center of
Disease Control
),  membuktikan bahwa
dari 1000 orang dewasa 20% diantaranya mengaku jika pernah buang air kecil di
kolam renang umum.

Jika kalian
pernah merasakan mata perih ketika berada di kolam, hal itu sebenarnya tidak
wajar. Karena kejadian tersebut bisa terjadi akibat klorin yang sudah tercampur
oleh urine manusia.

Selain itu,
penelitian juga menemukan bahwa adanya kontaminasi bakteri E.Coli yang
ditemukan di feses manusia. Pada beberapa penelitian tersebut, menemukan bahwa
58% sampel dari kolam renang terkontaminasi oleh bakteri tersebut.

Lumayan
berbahaya juga ya? Hmm…

Risiko yang Terjadi
Setelah Berenang

Selain
risiko ketika berenang, kalian juga perlu mengetahui risiko yang dapat menanti
kamu setelah berenang di kolam renang umum, antara lain:

Influenza

Tak bisa dihindari bahwa air kolam juga dapat menjadi media
perpindahan dari virus influenza. Hal ini bisa terjadi dan menyerang ketika
daya tahan tubuh sedang menurun.

Diare dan Infeksi Cacing

Risiko
terkena penyakit ini ternyata sangat memungkinkan ketika kamu berenang di kolam
renang umum. Hal ini karena kolam renang umum cenderung memiliki sanitasi yang
buruk sehingga memungkinkan bakteri E.Coli berada disana.

Selain itu,
ada juga kemungkinan infeksi cacing. Hal ini dapat terjadi ketika kamu tidak
mandi setelah berenang. Hal ini bisa terjadi dimana larva cacing tersebut masuk
kedalam tubuh melalui kuku tangan dan kaki.

Infeksi Mata

Sepertinya
hal ini adalah hal yang sering dikeluhkan orang-orang setelah berenang. Infeksi
ini biasa terjadi karena adanya bakteri jenis Naegleriasis dan
Acanthamoebiasis.

Untuk menghindari hal ini, ada baiknya kamu mandi dengan air
panas setelah berenang di kolam renang.

Infeksi Telinga dan Kulit

Infeksi ini
terjadi akibat bakteri bernama Pseodomonas aeruginosa. Bakteri ini masih
akan tetap hidup dalam air, meskipun sudah menggunakan klorin kolam tersebut.
Sering sekali gejala ini terjadi tanpa disadari oleh kita. Biasanya dimulai
dari adanya gatal dan ruam pada kulit, serta sakit pada telinga.

Jika masalah ini terjadi, cepat hubungi dokter untuk
penanganan yang tepat.

Infeksi Jamur
Kaki

Infeksi ini terjadi karena adanya bakteri bernama Tineas pedis. Bakteri ini dapat menyebabkan kulit terkelupas. Selain didalam kolam renang, bakteri ini juga berada di lantai dan tepi kolam.

Tips Menghindari Risiko dari Renang

Setelah mengetahui risiko tentang renang, berikut beberapa
tips untuk meminimalkan risiko tersebut terjadi ketika kalian berenang.

  • Sebelum masuk kolam, sebaiknya kalian mandi
    terlebih dahulu. Hal ini untuk menghilangkan residu yang berada pada kulit
    sebelumnya. Juga, dengan mandi dapat melembapkan kulit, sehingga mengurangi
    kontaminasi dari kuman.
  • Jangan sekali-kali kalian mencoba menelan air
    pada kolam renang. Sudah tahu kan alasannya?
  • Jika kalian lebih suka membuka mata ketika
    berenang, sebaiknya gunakan kacamata renang ketika menyelam.
  • Jangan gunakan peralatan mandi yang sudah
    disediakan didalam kamar mandi umum. Bawalah dan siapkanlah handuk dan
    peralatan mandi kalian sendiri. Hal ini untuk mengurangi adanya kontaminasi
    dari kuman.
  • Setelah berenang, usahakan bersihkan diri
    sebersih mungkin. Bersihkan dengan teliti dari ujung kaki ke ujung kepala.
  • Perbanyak minum air putih, agar terhindar dari
    dehidrasi ketika berenang. Jika haus, ingat jangan mencoba meminum air kolam.
  • Usahakan menggunakan alas kaki ketika kalian
    berjalan-jalan di tepi kolam renang. Karena kuman tersebut tak hanya berada
    dalam kolam saja.

Itulah materi renang yang bisa penulis sampaikan pada kesempatan kali ini.

Apabila kalian merasa materi renang ini berguna, silahkan bagikan kepada teman-teman kalian. Semoga mereka bisa mengaplikasikan teknik yang ada pada renang dengan baik.

Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Untuk mendapatkan artikel-artikel menarik yang yalain, kalian bisa klikdisini.